Budaya lokal di Kota Jepara memang terkenal dengan sentra kerajinannya, terutama dalam sektor mebel dan kayu ukir. Namun, perlu diingat bahwa ada satu kerajinan lain yang tak kalah menarik dan patut kita banggakan, yaitu tenun Troso.
Tenun Troso Sebagai Identitas Warga Troso
Sebagian masyarakat di Indonesia mungkin ada yang belum mengenal Tenun Troso. Tetapi bagi warga Jepara tentunya sudah tak asing lagi dengan Tenun Troso, hampir semuanya mengetahui. Tenun Troso merupakan tenun ikat tradisional yang berasal dari Desa Troso, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tenun ini dikenal karena keindahan motifnya, kualitas pengerjaan yang otentik karena masih menggunakan alat tradisional, serta keunikannya sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Kerajinan tenun Troso telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari warga Troso sehingga menjadi ciri khas dan identitas bagi warga Troso, maka tak heran jika banyak warga Troso yang berprofesi sebagai pengrajin tenun Troso.
Pabrik Garment Ancam Produksi Tenun Troso
Tetapi, seiring perkembangan zaman dan ditambah dengan munculnya berbagai pabrik garment, banyak pekerja tenun yang beralih bekerja ke pabrik karena gaji yang lebih menjanjikan sehingga menjadikan produksi Tenun Troso terancam berkurang. Seperti yang dituturkan oleh Ngasilah, salah satu warga Troso yang menekuni usaha tenun Troso sejak tahun 2000-an.
“Saya merintis usaha tenun ini dari nol, dan dulu banyak banget yang mau jadi pekerja tenun, namun sekarang setelah adanya pabrik garment, pekerja saya jadi berkurang sehingga kain yang dihasilkan lebih sedikit,” ucap Ngasilah saat saya wawancarai pada Selasa (09/07/24).
Baca Juga: Artikel Opini Jurnalis Muda!
Tenun Troso Memiliki Nilai Jual yang Cukup Tinggi
Namun, hal tersebut tidak menjadikannya patah semangat. Ngasilah selalu berupaya agar usaha tenunnya dapat terus berjalan. Ngasilah juga mengungkapkan bahwa ia tidak sendirian dalam menjalankan usaha tenunnya yang berlabel SH Tenun tersebut. Ia dibantu anaknya yang bernama Ani serta beberapa pekerja di berbagai jobdes proses pembuatan kain tenun mulai dari pemintalan benang, pewarnaan, dan proses penenunan hingga dapat menghasilkan kain tenun yang bagus dan memiliki nilai jual tinggi.

Salah satu motif tenun Troso | photo by Ani Fitriyah (dok.pribadi)
“Ada berbagai jenis kain tenun Troso dengan beberapa model dan motif. Saat ini yang kami produksi adalah jenis mesres csm karena sedang laku di pasaran, dan biasanya para pengusaha tenun Troso akan memproduksi jenis kain yang sedang laku keras di pasaran dan custom motif apabila sedang ada orderan dari customer mereka,” jelas Ani selaku anak Ngasilah.
Dia menambahkan, kain tenun Troso biasanya digunakan sebagai dekorasi dan banyak juga digunakan sebagai pakaian adat dalam berbagai acara. Strategi marketing yang digunakan untuk pemasaran kain tenun yaitu titip paket. Biasanya ada pengepul yang mencari kain sebanyak-banyaknya lalu akan dibawa ke luar Jawa seperti Bali, dan daerah lainnya untuk dipasarkan di sana.
“Kerajinan kain tenun Troso yang masih ada sampai sekarang ini adalah bukti konkret tentang bagaimana warisan budaya lokal dapat tetap eksis dan berkembang di tengah arus modernisasi. Harapan saya, semoga kain tenun Troso bisa lebih go internasional, lebih maju dan lebih dikenal oleh orang-orang di penjuru dunia,” pungkasnya.
Baca Juga: Artikel Ekonomi Jurnalis Muda Disini!
Budaya Lokal Tenun Troso Harus Dilestarikan
Bagi pecinta kerajinan tangan, memahami dan menghargai proses pembuatan kain tenun Troso akan meningkatkan apresiasi terhadap kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Sudah sepatutnya generasi muda sebagai Agen of Change harus andil dalam pelestarian budaya lokal. Apalagi di era digital saat ini yang apa saja bisa dilakukan dengan mudah, tergantung bagaimana kita memanfaatkannya.
Saat ini juga banyak sekali yang memasarkan produk tenun Troso di toko online atau e-commerce. Hal ini menunjukkan bahwa eksistensi tenun Troso dapat bersaing di pasar modern. Mari kita terus dukung dan lestarikan kain tenun Troso sebagai salah satu warisan budaya bangsa agar tetap terjaga hingga nanti.
Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca. Baca artikel lainnya disini ya…