Women from Rote Island atau Perempuan Berkelamin Darah adalah film bergenre drama dan thriller yang disutradarai oleh Jeremias Nyangoen. Film ini merupakan film yang diproduksi pada tahun 2023 dan telah menggelar premiere secara global di Busan International Film Festival ke-28 pada 7 Oktober 2023.Film ini termasuk salah satu film yang mengangkat isu feminisme. Dari judulnya, dapat ditebak bahwa film ini menggambarkan perlakuan tidak adil yang diterima oleh para perempuan di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Untuk kamu yang penasaran sama film ini, berikut adalah 5 fakta unik dari film Women from Rote Island yang patut kamu ketahui.
Merupakan debut Jeremias Nyangoen sebagai sutradara film panjang

Jeremias Nyangoen saat mengarahkan syuting film Women from Rote Island | Photo by Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema
Women from Rote Island menjadi film yang menandai debut Jeremias Nyangoen sebagai sutradara film panjang. Sebelumnya, Jeremias Nyangoen telah berkarier di perfilman dengan menjadi aktor di film Kanibal – Sumanto (dirilis pada tahun 2004). Ia juga punya pengalaman sebagai produser dan penulis scenario sejak tahun 2006. Walaupun baru pertama kali menjadi sutradara, film ini ternyata berhasil mengantarkannya sebagai Sutradara Terbaik di ajang Festival Film Indonesia pada tahun 2023.
Mengeksplor cerita dengan berani

Poster film Women from Rote Island | Photo by Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema
Film feminis dikenal sebagai film yang kental dengan penggambaran ceritanya yang terkesan ‘liar’ dan ‘berani’. Hal ini juga ditemukan di film Women from Rote Island. Film ini menampilkan eksploitasi terhadap perempuan secara eksplisit. Tak hanya itu, film ini juga menampilkan adegan berdarah yang cukup sadis serta beberapa adegan dewasa yang disturbing. Oleh sebab itu, film ini tidak diperuntukkan anak di bawah umur karena diberi rating 18+.
Baca Juga: Artikel Berita Jurnalis Muda Lainnya!
Terinspirasi dari kisah nyata

Cuplikan trailer film Women from Rote Island | Photo by Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema
Secara garis besar, Women from Rote Island adalah film yang menceritakan tentang kehidupan tiga karakter utama bernama Orpa, Martha, dan Bertha. Orpa adalah seorang janda yang baru saja ditinggal oleh suaminya. Ia telah lama menantikan kepulangan anak sulungnya, Martha yang telah lama menjadi WNI di Malaysia. Setelah anaknya itu pulang, barulah ia merelakan suaminya dikebumikan sebagaimana mestinya.
Namun, penderitaan Orpa tidak berhenti begitu saja setelah suaminya pergi. Martha anak sulungnya ternyata mengalami pelecehan seksual selama bekerja di luar negeri. Akibatnya, Martha sangat trauma dan mengalami gangguan kejiwaan. Hidup Orpa kian memilukan karena anaknya itu lagi-lagi menjadi korban kejahatan seksual dari para laki-laki bejat. Singkat cerita, tak hanya Martha, anaknya yang bernama Bertha dan dirinya sendiri pun turut mengalami kejadian menyedihkan akibat kejahatan para laki-laki di sekitar mereka.
Ternyata, peristiwa-peristiwa yang ditampilkan di film ini terinspirasi dari kejadian nyata. Sang sutradara menyebutkan bahwa ada beberapa kasus kejahatan seksual yang terjadi di lingkungannya. Kejadian-kejadian yang ia lihat ia kumpulkan dan ia rangkai menjadi satu kesatuan, lalu ia beri bumbu-bumbu konflik agar film makin terasa dramatis.
Baca Juga: Artikel Entertaiment Jurnalis Muda Lainnya!
Hampir semua pemainnya adalah artis baru

Para pemain film Women from Rote Island | Photo by Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema
Jika kamu menonton film Women from Rote Island mungkin kamu akan asing dengan wajah setiap pemainnya. Memang, para aktor yang membintangi film ini rupanya masih tergolong sebagai pendatang baru. Namun, kualitas akting mereka tidak perlu diragukan. Linda Adoe, Irma Rihi, Sallum Ratu, hingga Van Jhoov sukses membawakan karakter yang diamanahkan kepada mereka dengan baik.
Raih banyak penghargaan dan jadi film yang mewakili Indonesia di ajang Piala Oscar 2025

Cuplikan film Women from Rote Island | Photo by Bintang Cahaya Sinema dan Langit Terang Sinema
Meskipun merupakan film yang belum banyak diketahui publik dan dibintangi oleh para pendatang baru, Women from Rote Island ternyata berhasil menorah prestasi di berbagai ajang penghargaan. Berikut adalah beberapa prestasi yang sukses diraih oleh film ini.
- Special mention untuk NETPAC Award di Asian Film Festival Barcelona
- Direction Award di Jakarta Film Week
- Best Picture, Best Director, Best Original Screenplay, dan Best Cinematography di Festival Film Indonesia
- Best Performance dan Best Cinematography di Jogja-NETPAC Asian Film Festival
- Aktris Pilihan Utama, Film Pilihan, dan Sutradara Pilihan di Festival Film Tempo 2023
Selain beberapa penghargaan di atas, Women from Rote Island menjadi film yang membanggakan karena berhasil mewakili Indonesia di ajang Oscar 2025. Kendati belum berhasil masuk nominasi, hal tersebut sudah menjadi pencapaian yang luar biasa dan patut diapresiasi karena telah membuktikan bahwa industri perfilman di Indonesia telah berkembang pesat.
Itulah 5 fakta unik dari Women from Rote Island, sebuah film dengan isu feminis yang patut ditonton buat kamu yang ingin menyaksikan betapa banyaknya kejahatan yang dapat dialami perempuan dan bagaimana ketidakberdayaan mereka menghadapi kejahatan-kejahatan itu. Film ini dapat disaksikan di platform streaming Netflix mulai Januari 2025 dan akan tayang di bioskop mulai 22 Februari 2025.